Wednesday, August 28, 2013

Sahabat

Sahabat,

Bicara tentang sahabat biasanya tidak pernah ada habisnya. Ada saja cerita mengenai mereka yang hadir dalam kehidupan saya. Hadir dalam perbincangan saya. Cerita bahagia, haru, curahan hati, dan sebagainya. 

Salah satu sahabat mungkin sedang menjadi trending topic beberapa waktu ini. Awalnya sebatas percakapan biasa, lama kelamaan cerita mengenai kehidupannya seakan tak berkesudahan. Bukan menceritakan hal yang tidak baik ya, tidak mau juga dibilang menggosipkan dia, sebatas perhatian saja :D.

Info terakhir yang saya dapat seakan mengembalikan memori saya pada suatu masa. Masa berbagi kisah yang hingga saat ini selalu saja membuat saya terharu :'). Tak terbayangkan jika saya berada dalam posisi dia. Selalunya hanya sebatas doa dan harapan yang dapat dipanjatkan.

Jika memang saat ini merupakan "jalan" yang akan membawa sahabat saya menemukan kembali apa yang telah hilang, tentunya saya sangat bahagia :).

Jalan apa pun dan melalui perantara siapa pun, semoga sahabat saya dapat kembali merangkai benang-benang terputus, mengurai kembali belitan jalinan simpul, sehingga kehidupan baru nan bahagia abadi dapat dijalani penuh dengan Rahmat Allah, SWT...Aamiin ya Rabbal'alamiin :').

Find your missing pieces, because you are truly DESERVE that Dear Friend :).


***mgs***

Friday, August 16, 2013

UANG

Uang

Uang

(lagi - lagi)

Uang

Apa sih Uang? alat pembayaran

Benar hanya sekedar alat pembayaran? 

Jika peranan utama dari uang merupakan alat pembayaran seperti yang saya pelajari semasa mengecap bangku sekolah, rasanya terlalu sederhana.

Jika peranan utama dari uang hanya sebatas alat pembayaran, mengapa uang bisa merubah cara pandang hidup manusia.

Jika peranan utama dari uang hanya sebatas alat pembayaran, mengapa uang bisa membuat keadaan menjadi pelik.

Jika peranan utama dari uang hanya sebatas alat pembayaran, mengapa tak jarang manusia meregang nyawa demi uang.

Jika peranan utama dari uang hanya sebatas alat pembayaran, mengapa uang dapat merubah suatu topik bahasan.

Jika peranan utama dari uang hanya sebatas alat pembayaran, mengapa (akhirnya) uang dapat mengungkap toreh yang selama ini terpendam.

Aaah uang, sungguh hebat peranan mu!


***mgs***



Friday, June 14, 2013

Saya atau Dia?

Entah siapa
Entah siapa yang sedang tidak enak perasaan
Entah siapa yang sedang tidak enak hati
Saya kah atau dia
Atau keadaan yang membuat seperti itu

Berusaha tidak terbawa emosi
Berusaha tidak membuat suasana menjadi semakin tidak bersahabat
Namun rasanya tetap ada ganjalan di dalam hati

Saya paham bagaimana toleransi diperlukan dalam sebuah komunitas
Saya paham benar harus seperti apa saya bertindak, that's why I choose to write it in this
Namun rasanya satu sisi dari diri saya sedikit tidak terima, saat sebuah statement diucapkan dengan -mungkin- tidak berpikir jauh pantaskah kalimat tersebut keluar secara berulang

Tidak merasakah bahwa selama ini apa yang terjadi tidak sesuai dengan ucapan
Tidak merasakah bahwa pihak lain sudah selalu mengikuti keinginan salah satu pihak
Tidak merasakah bahwa pihak lain sudah bisa dibilang berusaha menekan egosentris berlebihan

Semoga rasa ini tidak semakin menguasai akal sehat saya
Semoga rasa ini tidak semakin mengusik hati saya
Semoga saya masih selalu tetap bisa menjaga lisan


Aamiin Ya Rabbal 'alamin


***mgs***







Friday, June 7, 2013

UKK

UKK

Beberapa hari ini, tepatnya seminggu yang lalu, saya sering melihat singkatan kata diatas. Sebagai status smartphone, status social media, atau perbincangan dengan beberapa teman. Apa sih UKK itu? Kenapa semua teman rata-rata mengalami masa UKK, sedangkan saya tidak, atau belum mungkin.

Usut punya usut, ternyata UKK itu adalah -sepertinya- Ujian Kenaikan Kelas. That's clearly, jelas saja saat ini saya belum mengalami moment persiapan jelang UKK, bagaimana seni nya mengarahkan sang anak belajar agar nanti tidak mengalami kesulitan dalam menjawab semua persoalan. Jelas karena anak saya belum ada dan memang belum saatnya tahapan tersebut dia alami. Jadi mungkin masih bisa sedikit santai.

Berbicara mengenai ujian, secara tidak langsung akan berhubungan dengan peningkatan. UKK as a small sample. Saat saya duduk dibangku sekolah, istilah yang digunakan masih Ulangan Umum. Namanya juga ulangan umum, jelas mengulang semua pelajaran, hal yang telah saya dapatkan sebelumnya. Apa yang telah saya hadapi sebelumnya, dengan tujuan mengevaluasi apakah saya telah paham sepenuhnya dengan pelajaran tersebut. Apakah saya telah mampu menganalisa suatu pertanyaan untuk dapat memberikan jawaban secara tepat dan benar. Apakah saya telah mampu mengambil keputusan sehingga predikat yang akan saya dapatkan nanti adalah Lulus dan Naik Kelas.

Ujian, Evaluasi, Ulangan, apa pun istilah yang digunakan, seyogyanya dapat kita hadapi. Mengutip bahasa sahabat saya "God will not put you to it if you cannot through it". Tuhan tidak akan memposisikan keadaan yang tidak dapat dihadapi oleh hamba nya. Dalam semua keadaan, either titik terendah maupun titik terpuncak.

So, semangaaatt...jalani semua dengan ikhlas. Mungkin ada proses yang dialami dengan kebingungan, airmata, kegalauan *eeiissh lebay yaaa*. Namun, kembali mengutip kalimat yang pernah saya temukan "Hadapi dengan senyuman". Pastinya senantiasa berdoa kepada sang Khalik, In Shaa Allah, semua akan teratasi dan In Shaa Allah, gelar Naik Kelas akan berhasil diraih, Aamiin Ya Rabbal'Alamin... :)


***mgs***


Monday, May 27, 2013

Mencintaimu Dalam Diam

Bismillahirrahmanirrahim,

 >>>> Aku Mencintaimu Dalam Diam <<<<

Sesungguhnya yang mendatangkan rasa cinta ini, yang mendatangkan rasa kagum ini, yang memekarkan hati ini adalah dari-Nya. Sungguh aku hanya bisa menerimanya. Aku hanya bisa pasrah tertegun tak bisa mengelak atas perasaan ini padamu.

Tertegun dalam keindahan akhlakmu. Tertegun dalam manisnya lisanmu. Tertegun dalam tenangnya pandanganmu. Dan tertegun pula dalam kesejukan nasehatmu. Semua begitu sempurna, sungguh sempurna. Sesempurna sesuai firman-Nya.

Aku yang mengagumimu dalam diam. Utuh tak tersentuh. Seperti mentari yang menyapa bunga-bunga bermekaran. Tak pernah menyentuh namun cintanya terasa bagi kuntum-kuntum bunga yang sedang bermekaran itu.

Karena aku mengagumi maka izinkan aku tak mengusik khusyunya ibadahmu. Izinkan aku tak mengusik ketenangan hatimu. Tak mengapa aku tak bertegur sapa denganmu. Cukuplah bagiku menyapamu dalam doa-doaku.

Cukuplah bagiku tersenyum lezat melihatmu bahagia. Cukuplah bagiku menyebut namamu dalam hamparan sajadahku.

Aku yang tersentuh akhlak muliamu, aku yang terkagum lekat dalam sikapmu, mencintaimu dalam diam mungkin lebih baik bagi diriku dan dirimu. Lebih mulia bagi perasaanku dan perasanmu. Lebih menjaga kehormatanmu. Lebih menjaga kemuliaanmu. Maka izinkan aku, hai engkau yang begitu mulia, izinkan aku mencintaimu dalamn keikhlasan karena aku tak pernah tau apakah engkau yang tercatat dalam lauful mahfudz untukku?

Karena aku tak pernah tau adakah balasan darimu untukku. Biarlah kuasa Allah yang menggerakan hatimu untukku.

Bukan karena mencintaimu dengan diam aku akan menderita. Bukan karena mengagumimu dengan diam aku akan merana.
Namun, ketika ku artikan cinta itu pada sisi kehadiran dan kebersamaan denganmu. Maka itu lah penderitaan yang sesungguhnya.

Aku yang mencintaimu dari kejauhan. Walaupun sungguh aku merasa sangat dekat denganmu.

Biarlah aku dekap rapat perasaanku ini. Biarlah aku tutup rapat hingga Allah mengizinkan pertemuan kita. Namun jika memang engkau bukan tercatat untukku. Jika memang engkau hanya hiasan duniaku yang sementara, sungguh aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu. Allah akan menghilangkan perasaanku untukmu.

Dia akan memberikan rasa yang lebih indah pada orang yang paling tepat. Begitulah kuasa-Nya. Begitulah Dzat yang membolak-balika n hati hamba-Nya.

“Ketika aku tak lagi terkagum denganmu, maka pahamilah jejakku.. Karena mungkin, aku pernah menulis tentangmu dan menyapa namamu d
alam tiap untaian doaku”

sumber : Menjemput Cinta Karena Allah

Note : just copas not made by me, but I love this :)

***mgs*** 

Monday, May 20, 2013

Karena bukan nunggu dpt hidayah, tp hidayah itu yg kita "kejar"

Lagi-lagi kalimat dari seorang sahabat yang saya jadikan judul blog saya ini. Kalimat yang disampaikan melalui pesan di salah satu media sosial karena sahabat saya itu sedang menemani sang suami menuntut ilmu di negeri orang. Kalimat yang nyeeeeeeesss saat bacanya.
Hari ini saya kirim email ke sahabat saya tersebut, dan entah kenapa ingin saya sharing di blog ini. Semoga menjadi catatan tersendiri buat kehidupan saya di kemudian hari. 

The Story of My (new) Life :)

" Oya blh tau??yg mndorong elo bhijab skrg ini krn apa???Krn tggung jwb ke Allah ato krn suatu  peristiwa???"

Aaaahh p*p*t :)

Heheh,karena apa ya? Kalau dibilang karena apa jd bingung explanationnya. Tapi memang sebelum2nya gw suka kepikir aja kalau lihat org2 yg udh berhijab..pernah juga dulu,sepanjang perjalanan gw berangkat kerja,koq yg keliatan banyakan org jilbab an..

*tapi ya udah,berlalu lagi..

Trus,ke Mall pas nemenin anak main game di PIM..beraneka ragam kan tuh pakaian yg dipake sama org2 disana,hehehe...dr mulai hot pants yg dipake emak2 sampe jilbab yg dipake anak2..

Kepikir lagi,dia aja (anak SD palingan) udh berhijab..gw koq ga?

*mulai kan yg gw suka inbox lo itu..hehhe..tp berlalu lg

One day baru2 ini (bln lalu) ada satu kejadian,yg sebenarnya sih tdk sengaja dilakukan anak gw,dan harusnya kalau menurut keluarga gw lainnya,itu bukan hal yg harus kami (ortu) khawatirkan,karena ga bs juga kita mensalahkan anak gw and it was an "accident". Memang saat itu gw ama suami gw juga ga mensalahkan anak,apalagi sampe marah2..krn dia ga ngerti..

Tapi emang hal itu sempat membuat gw and suami jd bingung,kepikiran,dll,ga enak bgt deh..spt biasa gw jd nangis dan bengong2 terus,ehehee :D

Saat itu gw sholat,doa dan minta sama Allah,petunjuk dan jalan keluar yg baik menurut Nya,krn Allah maha mengetahui kejadian yg sebenarnya kan..dan saat menjalani hari2 itu,kembali terpanggil lg "pemikiran" gw ttg hijab. Dan doa gw en suami serta semua dijawab sama Allah,karena sampai skrg tdk trjadi hal yg gw takuti selama itu. Saat itu gw udh pasrah aja.

Satu lg kejadian, meninggalnya salah satu ustad tersohor di berbagai kalangan,heheeh..jadi berita dimana2 kan..dan terus terang,gw ga tau juga knapa..selama ini kalau ada kejadian meninggal,ga terlalu kebawa pikiran dalem...tapi kali ini beberapa hari gw sempat jd kayak "takut" buat tdr.

Takut,apa besoknya gw msh bisa melek lg?..jangan2 tdr,tau2 udh bablas..hehehe...*lebay yaa*..tapi ya begitu emang yg gw pikirkan.

Gw baca2 artikel ttg hijab,spt apa hukumnya,spt apa bentuk yg bener,dll..ga tau ya,smakin timbul "hasrat" aja...*telaaat yaaak :D

Someday gw memberanikan diri blg ke suami ttg ini,walaupun ada juga yg blg kalau ini kewajiban dan perintah dari Allah dan ga ada hub nya dgn ijin suami. Namun,saat itu msh ada rasa sedikit "ga enak" kalau suami gw ga ikhlas.

Alhamdulilah,saat gw blg..sama suami dibolehin..jd smakin semangat buat prepare segala dan belajar2 cara pakai..krn gw kan pernah cerita sama lo,gw ga "bersahabat" dgn peniti,hahahhaa..paraaah.

Akhirnya 14 Mei 2013,Bismillah gw niatin dan laksanakan jd hari pertama :)..semoga ini ga hanya keinginan sementara,aamiin ya rabbal alamin..

Begitulaaah ceritanya..jadi simpulkan sendiri aja sama lo,apa yg melatarbelakangi gw :D

Allah Maha Tahu dan Mengerti smua nya..

*panjaaaang ceritanya yaaa,hehehe



***mgs***

Tuesday, May 14, 2013

Life has Change! :)

Mengutip salah satu status BBM teman saya. Bener juga sih, LIFE has CHANGE. Life can never be stagnant. Pasti ada perubahan setiap detiknya. Either bring good change or bad change. Even if it become bad change, one day surely become the good one, it just a matter of time. The point is, apakah cukup waktu tersebut membawa kita menuju perubahan yang baik. Semoga tidak terlambat. :)

Weeew, sudah berapa bulan ya saya tidak main-main ke sini lagi. Apakabar? adakah yang berubah dengan kamu WOM? :). Surely guess I need couple of times to take a break. Bukannya hendak berpaling, namun belum tepat aja rasanya. Now terbersit untuk silaturahim lagi ke kamu, hehehe...Maaf nih, jadi agak belum terbiasa lagi berkata-kata, ga apa2 kan? :D

Semoga setiap perubahan yang telah kita lakukan setiap detik, menit maupun hari, senantiasa membawa kita semua kedalam kerahmatan dan kebaikan dalam dunia dan akhirat, aamiin ya rabbal alamin :)


Note for my self :)

***mgs***