Friday, September 28, 2012

"Ban Serep"

Iseng membuka-buka kembali beberapa postingan yang telah saya lakukan. Entah hasrat apa yang sedang saya rasakan, mungkin ingin traveling kembali, namun rasanya sudah tidak mungkin dapat dilakukan kali ini. Faktor yang terpenting adalah jatah cuti untuk tahun ini sudah habis, bahkan rasanya minus :( hingga harus menunggu Januari kembali datang.

Tangan tergerak untuk meng-klik postingan dengan judul "CGK-SOC-JOG-CGK". Yes, that was my last traveling with family. Membaca kembali lantunan kalimat yang tertulis dari awal hingga akhir, mengingatkan saya akan kejadian tak terduga yang harus kami hadapi saat itu, Pecah Ban dan tidak ada dongkrak!!. Namun bersyukur masih ada Ban Serep. Sebenarnya saat itu saya juga khawatir, dongkrak saja tidak ada, jangan-jangan Ban Serep juga lupa ditaruh mana -__-".

Dasar otak lagi ga bisa diam ya, saya kog malah kepikiran apa sih sebenarnya fungsi dan peranan dari Ban Serep itu?

Kalau secara awam, mendengar kata Serep, otomatis pikiran polos langsung mendefinisikan "Cadangan" atau "Pengganti". Apapun kata yg dipakai sebagai pendahulunya. Dan ternyata hasil dari googling pun mengartikan yang sama. Sebagai pengendara kendaraan bermotor khususnya roda empat sudah tentu ban serep bukan merupakan hal yang asing.

Kembali saya iseng menaruh tulisan di salah satu media social :

"Sejatinya ban sereeep itu diperlukan pd saat genting aja..kalau udah ga genting,masih bergunakah..atau bahkan ingatkah?"

Dan seperti biasa, beberapa responder langsung memberikan komentarnya. Bermacam-macam pendapat diungkapkan dan semuanya membuat saya tersenyum bahkan tertawa saat membacanya.

Satu komentar yang bisa dikatakan agak serius yaitu :

"Ban serep itu bikin tenang...jadi Ban serep itu berguna, menenangkan...."

Hmm, benarkah hanya sebatas itu fungsi dan peranan sang Ban Serep? Hanya sebatas memberikan perasaan tenang jika nanti atau -mungkin-  saat menghadapi kesulitan. Jika kesulitan belum teralami atau -mungkin- sudah terlewati, berperan pentingkah ban serep seperti halnya ke empat ban lain yang menempel sebagai bagian terpenting dari sebuah kendaraan. Pedulikah sang pengendara akan kondisi sang ban serep sebagaimana pedulinya dengan ke empat ban lain? 

Harusnya sih tetap sama peduli, karena tuntutan besar untuk selalu siap dan berkondisi prima pun dibebani sang pengendara kepada Ban Serep.......before and after the hard condition.



***mgs***


Friday, September 21, 2012

Everybody's Changing


You say you wander your own land
But when I think about it
I don't see how you can

You're aching, you're breaking
And I can see the pain in your eyes
Says everybody's changing
And I don't know why

So little time
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name
But everybody's changing and I don't feel the same

You're gone from here
Soon you will disappear
Fading into beautiful light
'cos everybody's changing
And I don't feel right

So little time
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name
But everybody's changing and I don't feel the same

So little time
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name

But everybody's changing and ..................
 ...............I don't feel the same...............
........................................................

>> Mungkin benar apa yang teman saya bilang saat sharing lunch time tadi. Secara tidak sengaja, evil sedang mencoba masuk secara perlahan kedalam hati dan alam pikiran saya. Halus mungkin bisikannya, namun jika terus saya dengarkan, secara perlahan pula saya akan terlarut kedalamnya, sehingga semua akan terlihat seperti "percuma dan sia-sia". Karena pada kenyataannya, tidak akan ada yang "percuma dan sia-sia", Insya Allah....Aamiin ...let time reveal it.


***mgs***

Tuesday, September 18, 2012

United Colors

Perbedaan...

Segala perbedaan banyak terjadi dalam kehidupan ini. Perbedaan waktu, cuaca, kulit, bahasa, dan perbedaan-perbedaan lainnya. Seakan semakin mempertegas bahwa Life Will Never Be Bored. Anggap saja perbedaan-perbedaan tersebut sebagai bentuk warna. Jelas sudah warna yang diberikan dalam kehidupan beraneka ragam kan? Bukan hanya hitam dan putih atau bahkan abu-abu. Saya tidak men-judge kalau warna hitam dan putih itu jelek, kurang bagus ataupun tidak menarik. Saya percaya semua warna memiliki fungsi yang saling melengkapi, memiliki kelebihan tersendiri, sehingga semarak adalah hasil akhir yang terwujud.

Konsekuensi lain yang -mungkin- timbul dan tidak dapat dihindari akibat dari "warna-warna" adalah perbedaan opini, cara pandang, atau bahkan dapat mengakibatkan munculnya friksi. Dibutuhkan pemikiran yang matang, bijak dan dewasa dalam menghadapi hal tersebut. Selalu mencoba menempatkan diri dalam posisi masing-masing. Jika hak ditempatkan dalam posisi kita berada, hendaknya juga dapat menerima bahwa hak pun bisa berada di tempat orang lain. Jangan hanya berbicara hak penuh dan beranggap bahwa yang lain hanya gangguan.

Never judge one color will be the best color ever. Try to look inside the other colors, compile them into United Colors...One Best United Colors ever.


***mgs***



Friday, September 14, 2012

M A R K A H

Akan selalu terdengar lonceng berbunyi,
seakan mengingatkan agar tidak terlalu terbawa bahagia

Akan selalu terdengar suara berbisik,
seakan berbicara tidak seperti demikian alur yang berjalan

Akan selalu terdapat langit diatas bumi yang terpijak,
karena memang...hanya ...dan demikian adanya



***mgs***

Thursday, September 13, 2012

Untukmu


“Allah itu selalu baik, maka kita jangan 
berprasangka buruk atas ketetapannya”

Kalimat tersebut saya dengar sebagai closing salah satu tayangan acara televisi saat bulan Ramadhan. Mendengar itu sedikit terbersit kedalam hati saya, sehingga sempat terukir disalah satu media social dengan maksud sebagai reminder untuk saya sendiri. Bahwa tidak jarang saya bisa dikatakan mengeluh atas semua kejadian atau cobaan yang sedang saya hadapi.

Siang ini baru saja menerima kabar dari mama, tentang follow up dari rencana yang memang selama ini berniat untuk dilaksanakan. Namun, saat mama menginformasikan konsekuensi yang harus saya jalani, sejenak kaget, bingung, bagaimana nanti, apakah bisa? Karena hal ini harus dilaksanakan secara continue, tidak bisa separuh jalan dan belum tahu juga kapan akan berakhir.

Segera berkonsultasi dengan suami, menurut suami saya memang harus kita tempuh, karena hal ini merupakan step lanjut dari program yang telah berjalan selama hampir 2 tahun. Sebelumnya memang sempat dijalani, namun di tengah perjalanan terpaksa harus berhenti terlebih dahulu, mengingat skala prioritas.

Sejenak flash back, tahap awal saya menghadapi kenyataan mengenai keadaan ini, tak dipungkiri takut, sedih, shock, dan segala bayangan tentang perjalanan yang harus saya tempuh. Kenapa sih harus seperti ini jadinya? Rasanya selama ini ga ada deh silsilah keluarga kami masing-masing yang mendapatkan anugerah seperti ini. Salah siapa ya? Trus nanti gimana? Dana nya dari mana? Gaji bulanan aja masih belum cukup. Kenapa harus kami? Keluarga lain ga ada yang seperti itu?. Segala pertanyaan dan kegelisahan selalu membayangi saya. Terutama mengenai dana, hal yang memang secara realitas tidak dapat kami pungkiri.

Sisi lain, saya tidak bisa hanya berdiam diri dan mengeluhkan keadaan. Satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dan mengejar semua ketertinggalan selama ini harus segera ditempuh. Bermodalkan sedikit simpanan yang memang sudah saya siapkan sejak saya terdiagnosa hamil oleh dokter hingga anak saya berumur 3 tahun, kami mengambil program tersebut. 

Waktu berlalu, modal dasar pun tidak bertahan lama, sehingga banyak hal yang harus saya dan keluarga sesuaikan demi tetap berjalan program tersebut. Dari yang awalnya kami mengambil 3 jenis program, disesuaikan menjadi 2, dan terpaksa akhirnya kami hanya bisa mengikuti 1 program. Akan tetapi semua bisa continue selama hampir 2 tahun ini tanpa terputus, Alhamdulilah....hal yang terkadang saya amaze, bahwa memang benar akan ada saja jalannya.

Mencoba untuk melanjutkan kembali salah satu program yang tertunda saat itu, saya jadi teringat kembali akan kalimat diatas dan berdasarkan pengalaman yang telah saya jalani selama ini. Bahwa ternyata Allah itu baik, semua ketakutan dan keraguan yang saya rasakan, ternyata tidak seperti itu karena pada akhirnya akan ditunjukkan pula oleh Allah jalan keluarnya.

Kembali dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, memantapkan hati, Insya Allah, jalan ini memang sudah ketetapan yang Allah berikan untuk saya dan keluarga. Insya Allah juga akan selalu ada cara dan jalan keluar jika nanti kami menghadapi rintangan, Aamiin....karena jalan yang akan kami tempuh ini semata sebagai cara kami untuk menjaga dan merawat titipan Allah yang sangat berharga, melebihi apa pun..yaitu buah hati kami berdua :)


 


I would fight for you
Walk the wire for you
I'd die for you

You know it's true
Everything I do
I do it for you 

:)


***mgs***






Tuesday, September 4, 2012

SUPER(wo)MAN


I can't stand to fly  
I'm not that naive  
I'm just out to find  
The better part of me
 
I'm more than a bird, I'm more than a plane  
I'm more than some pretty face beside a train  
And it's not easy to be me
 
Wish that I could cry  
Fall upon my knees  
Find a way to lie  
‘Bout a home I'll never see
 
It may sound absurd 
but don't be naive  
Even heroes have the right to bleed 
I may be disturbed but won't you concede  
Even heroes have the right to dream
And it's not easy to be me

Up up and away away from me  
Well it's all right  
You can all sleep sound tonight  
I'm not crazy or anything
 
I can't stand to fly  
I'm not that naive 
(wo)Men weren't meant to ride  
With clouds between their knees
 
I'm only a (wo)man in a silly red sheet  
Digging for kryptonite on this one way street  
Only a (wo)man in a funny red sheet  
Looking for special things inside of me
 
Inside of me, inside of me, yeah Inside of me, inside of me
I'm only a (wo)man in a funny red sheet 
I'm only a (wo)man looking for a dream 
I'm only a (wo)man in a funny red sheet 
And it's not easy, 
it's not easy to be........me

==============

>> Keep silent in everything mungkin tidak baik. Namun in reality, suka tidak suka, baik tidak baik, tidak semuanya bisa terjadi seperti in theory. Tidak mungkin membantah, tanpa membantah pun posisi ini selalu "setia", terlepas apapun topik pembahasannya. 
And it surely does not easy to be....


***mgs***