Penuh dengan adaptasi dan dapat dikatakan masa-masa paniksisasi :)
Adaptasi pertama, berawal dari kelahiran yang belum memasuki cukup umur. Ya, memang maju 1 bulan dari HPL yang ditetapkan oleh DSOG. Belum ada persiapan apa-apa, efek dari saya yang terlalu santai.."aah masih lama lah, nanti aja setelah cuti".Walaupun Mama saya berkali-kali mengingatkan, "udah ambil cuti?", namun saya pikir nanti aja, sayang kalau terlalu cepat mengajukan cuti, nanti saja mendekati HPL. Dan ternyata, memang benar saya harus cuti mendadak diluar perkiraan, hehhee.
Adaptasi kedua, sangat mencoba berusaha untuk dapat memberikan apa yang selama ini berlabel "Terbaik" untuk seorang bayi. Sehingga menimbulkan berbagai opini, salah satunya jika seorang Ibu belum mampu memberikan asupan tersebut untuk bayinya, (maybe) she's not a good mother, walaupun menurut saya being a good mother tidak hanya terindikasi oleh hal itu. Masih banyak hal lain yang harus tergali.
Adaptasi ketiga, kembali mencoba menerima ketetapan Yang Maha Kuasa bahwa bayi berumur kurang dari 3 bulan harus menjalani operasi demi kesehatan dan kelangsungan hidupnya. Pro-kontra, silang pendapat dari berbagai pihak terjadi dan tak dapat terelakkan. Alhamdulilah yang terbaik untuk semua pun dapat terlaksana.
Tahun Kedua,
Memasuki tahap perkembangan selanjutnya. Sebagian besar sesuai dan tidak mengalami hambatan berarti. Namun tampaknya Allah masih sayang kepada kami, sehingga masih ada "tahapan" yang harus kami jalani.
Tahun Ketiga,
Semakin aware terhadap "tahapan" tahun kedua, dan tidak bisa hanya berdiam diri. Memantapkan hati untuk menjalani upaya mengejar segala ketertinggalan.
Tahun Keempat,
You are becoming a Big Boy. Terasa tak terasa, usia sekolah sudah harus dijalani anak saya Terkadang masih suka lupa kalau harus bayar uang sekolah setiap bulannya. Saat pembagian raport masih feel amaze, hahaha....My baby is wearing a uniform now ^___^
[entering] Tahun Kelima,
Semakin ganteng, semakin pintar, semakin mampu mengemukakan keinginan dan pilihannya. Tak jarang berselisih paham juga dengan saya :) .
Doa mama untukmu sayang dihari ini, semoga B tumbuh menjadi anak yang sehat, sholeh, selalu takut akan Allah, SWT sehingga berada terus di jalan beliau. Semoga hambatan yang selama ini dihadapi olehmu segera diangkat oleh Allah, SWT sehingga segalanya menjadi lancar, aamiin.
Satu pesan buat B, kelak dewasa nanti, jadilah laki-laki yang bertanggung jawab. Bertanggung jawab atas apa yang telah menjadi pilihan. Silahkan menjadi apa yang B inginkan, akan tetapi konsekuensinya pun harus B jalankan juga. Laki-laki harus mampu bertanggung jawab terhadap keluarga, terhadap diri sendiri, dan juga terhadap orang-orang sekitar.
Jangan pernah berhenti berusaha untuk selalu be a good Boy. Mungkin terdengar seperti beban, akan tetapi tidak ada amalan baik yang sia-sia, Insya Allah.
Be a good boy...
Try a little harder...
Try a little harder...
:)
***mgs***
